Pelaksanaan ANBK di MTsS Rambatan
Rambatan. Sebanyak 26 orang siswa kelas VIII mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Senin (25/08/2025) di laboratorium komputer MTsS Rambatan.
Gladi bersih pelaksanaan kegiatan ANBK ini pada tanggal 19 dan 20 Agustus. Pelaksanaan gladi ini bertujuan agar siswa mengetahui gambaran soal yang di terima ketika ujian ANBK yang sebenarnya pada tanggal 25 dan 26 Agustus 2025 nanti.
Pelaksanaan ANBK yang sebenarnya ini digelar selama 2 (dua) hari, dimulai dari hari Senin tanggal 25 Agustus 2025
s/d hari Selasa tanggal 26 Agustus 2025. MTsS Rambatan mengambil gelombang pertama dilaksanakan pada hari Senin dan hari Selasa, terdiri dari 2 (dua) sesi. Sesi pertama pada pukul 07.30 WIB s.d 09.30 WIB diikuti sebanyak 13 orang siswa. Sedangkan sesi kedua pada pukul 10.40 WIB s.d 12.00 WIB diikuti sebanyak 13 orang siswa.
ANBK adalah asesmen mutu pendidikan berbasis online atau semi online sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). ANBK hanya diikuti sebagian murid (dipilih sampling oleh Kemdikbud) karena tidak digunakan untuk menentukan kelulusan maupun menilai prestasi siswa sebagai individu. Asesmen Nasional merupakan cara untuk memotret dan memetakan mutu madrasah dan sistem pendidikan secara keseluruhan.
Penanggung jawab yang sekaligus kepala madrasah mengungkapkan bahwa, sebelum dimulai Asesmen pada hari pertama menjelaskan, secara garis besar ANBK merupakan sebuah evaluasi untuk memantau perkembangan mutu pendidikan dari satuan pendidikan tingkat dasar hingga tingkat atas. Adapun materi ANBK yaitu penilaian literasi, numerasi, survei karakter dan lingkungan. “Saya harap seluruh siswa mengikuti ANBK secara serius dan penuh kehati-hatian. Karena melalui hasil asesmen akan tergambar bagaimana kualitas pendidikan, baik atau tidaknya hasil asesmen itu akan berpengaruh kepada citra satuan pendidikan”.
Kemudian beliau juga mengungkapkan, MTsS Rambatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan melaksanakan ANBK untuk siswa kelas VIII. “Program ANBK tidak akan mengevaluasi capaian siswa secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses dan hasil”, terang Hj. Nurlaili.
Seluruh siswa mengikuti kegiatan ANBK dengan penuh semangat. Salah satu siswa kelas VIII mengatakan ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti Asesmen. “Semoga saya bisa menjawab semua soal-soal yang diberikan dan memperoleh hasil yang memuaskan”, harap hadziq avaniq.
2,389 total views, 2 views today













Users Today : 3
Users Yesterday : 6
Total Users : 1407
Views Today : 4
Views Yesterday : 6
Total views : 2242
Who's Online : 0